BENEFIT DAN POTENSI BAHAYA TINDAKAN BLADDER TRAINING PADA PASIEN DENGAN BENIGN PROSTAT HIPERTROPY

  • Leli Rezky Dwi Oktavia Mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Keywords: Bladder training;, benign prostat hipertropy, BPH, kateter, literature review

Abstract

Latar Belakang: Bladder training pada pasien benign prostat hipertropy (BPH) memiliki tujuan untuk menguatkan otot bladder detrusor setelah kateter dilepaskan, namun tindakan ini cenderung dapat menimbulkan bahaya bagi pasien seperti resiko pendarahan dan resiko infeksi. Mayoritas perawat melakukan tindakan ini berdasarkan keputusannya sendiri dan pengetahuan mereka. Tujuan: untuk mengetahui, menganalisis dan merangkum tentang manfaat dan potensi bahaya dari tindakan bladder training pada pasien BPH. Metode: Artikel yang relevan diperoleh dari pencarian Google Scholar search engine. Pencarian dibatasi dalam rentang 7 tahun (2013-2019) dan artikel bahasa inggris dengan kata kunci : “bladder training” clamp*ing, catheter”.  Hasil: 4 artikel yang terinklud. Bladder training tidak berpengaruh positif terhadap berkemih spontan atau TWOC pada kasus BPH, namun pada kasus postprostatetomi kanker prostat tindakan membantu mengurangi inkontenensia. Kesimpulan: Bladder training mungkin tidak memiliki manfaat terhadap TWOC pada pasien BPH dan cenderung merugikan pasien. Namun bladder training masih dibutuhkan pada kasus-kasus tertentu.  Hasil awal ini, perlu dikaji lebih lanjut untuk menjadi pertimbangan praktisi dalam melakukan bladder training

References

Liu, YS, Wei, S & Elliot (2013) The effects of a catheter clamping protocol on bladder function in neurosurgical patients: A controlled trial. International Journal of Nursing Practice. doi:10.1111/ijn.12209

Talreja, V. et al (2016) Trail without Catheter after Transurethral Resection of Prostate: Clamp It or Not?. Scientifica, 13(3), 1-3. http://dx.doi.org/10.1155/2016/1562153

Zhengyong, Y., et al (2014) Randomized controlled trial on the efficacy of bladder training before removing the indwelling urinary catheter in patients with acute urinary retention associated with benign prostatic hyperplasia. Scandinavian Journal of Urology. 2014; 48: 400–404

Wang, LH., et al (2016) Is Bladder Training by Clamping Before Removal Necessary for Short-Term Indwelling Urinary Catheter Inpatient? A Systematic Review and Meta-analysis. Asian Nursing Research 10. 173-181 . http://dx.doi.org/10.1016/j.anr.2016.07.003

Park DS., & Lee SR., (2017) Bladder training can be helpful for continence recovery in early postprostatectomy phase. The journal of sexual medicine. 14(2).

Roehrborn CG.( 2012) Benign prostatic hyperplasia: etiology, pathophysiology, epidemiology, and natural history. In Wein A, Kavoussi L, Novick A, Partin A, Peters C, editors. Campbell-Walsh urology. 10th edition. Elsevier Saunders; Philadelphia

Rizvi, RM, et al (2018) Effects of Bladder Training and Pelvic Floor Muscle Training in Female Patients with Overactive Bladder Syndrome: A Randomized Controlled Trial. Urologia internasionalis. DOI: 10.1159/000488769

Agustin, E., et al (2017) Perbedaan Efektivitas Bladder Trainning Dengan Keagle Execise Dan Bladder Trainning Terhadap Waktu Bak Pertama Pasca Kateterisasi Urin Pada Pasien Post Operasi Dengan General Anastesi Di Rsud Ambarawa. Jurnal Ilmu Keperatawan dan Kebidanan 1-10

Published
2021-02-08
How to Cite
Oktavia, L. (2021). BENEFIT DAN POTENSI BAHAYA TINDAKAN BLADDER TRAINING PADA PASIEN DENGAN BENIGN PROSTAT HIPERTROPY. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 1(1), 34-38. https://doi.org/10.59894/jpkk.v1i1.188
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.